Rabu, 21 September 2011

apa iya?

gue sempet heran, kenapa gitu gak ada orang yang jatuh cinta sama gue.
ya, gimana ya... it;s been a while i dont have any perspective. hahahaha
setelah gue fikir-fikir, gue ini agak sedikit kurang dalam penampilan. hahaha
ya sih, mata kecil, idung pas pasan, muka jerawatan, bibir... biasa aja.
huaaaaa
ya dibanding temen-temen gue, gue rada nyimpang ke bawah lah.. di bawah standar anak2 kelas gue.
gue akuin kok, kelas gue cewek2nya pada cantik2... hihihihi
(tapi beneran loh, banyak kk kelas yang mengakui)

terus gue pernah baca quote gini : "somewhere, someone is crazy about you" yang lainnya begini "someone is dreaming be with someone like you"

aaaaaaaaaaa... semuanya makin gue frustasi!! gue udah coba tancepin itu dalem benak gue, tapi nyatanya? gak ada tuh yang secretly crazy about me.. hahahahah

sedih banget ya jadi gue? hikssss...
sebenernya gue aja sih yang lebai, mungkin karna akhir2 ini gue bener2 gak ada waktu buat have fun. dan.. terlalu banyak kegiatan yang harus gue lakuin ampe malem,
ya contohnya aja sekarang, skaranga udah jam 9, dan gue baru pulang. serius! gue masih pake baju daleman dari seragam gue nih jam segini.

bener-bener lelah sekali.. tapi, ya bung, ini demi masa depan!! ayooo semangat, pkoknya kalo ntr gue masuk UI pasti kan banyak tuh cowok2 yang ganteng dan pasti nya berpendidikan..
ayooooo ijull!!! semangaaaatt!! demi UI!! demii cowok ganteng!! hahahhahahahahha ^^v

Kamis, 15 September 2011

Cinta itu "sesuatu bangeeeet"

Tuhan, hari ini aku melihatnya, diam memandangku selama sepersekian detik yang dia lalui hari ini.
dia menegurku!!! itu membuat pagiku lebih indah dan cerah.
namun, aku terus melangkah, dia sedikit basa-basi bertanya beberapa hal kecil, aku menjawab sekenanya,
tapi Tuhan, itu karna aku bingung harus menjawab seperti apa. aku tak ingin otakku memberi perintah yang sangat aneh dan membuatku terlihat buruk di matanya pagi ini.
tapi Tuhan, tolong berikan hari yang cerah kepadanya, hari ini sampai selamanya.
sesungguhnya, aku sangat menyayanginya Tuhan.

Rabu, 14 September 2011

huft post apaan sih ini?!

hai guysssss...
hari ini tanggal 14-9, dan gue denger gosip besok gak ada pelajran karna pembukaan acara smanda olypic (acara pertandingan olahraga antar sekolah yang diadakan disekolah gue) acaranya di GOR saburai, gaya banget ya ampe nyewa gor. hahahahah

perasaan gue akhir2 ini galau abis.
entah kenapa galau, dan gue bingung harus ditulis dimana? dan gue harus ngomong sama siapa?
gue pengen punya temen "deket" hahaha tapi, ntah lah mungkin orang2 males sama gue dengan sifat gue yang kebanyakan negatif dari pada postifnya. hahahaha

gue pengen belajar, pengen ngilangin rasa males gueeee... pengen tinggi!!!
pengen gak gampang suuzon sama oorang, ini nih susah banget gue ilangin! gue suka banget suuzon serta berfikiran negatif. hahaha sebenernya gak gitu juga sih, gue kalo nilai orang gitu, kadang sekali liat aja, terus gue sok ngasih conclusion gitu orang itu gimana, padahal gue gak tau apa2!!! hahah
tapi itu gue ngmgnya dalem hati aja sih, tapi gue gak mau loh punya hati yang suuzonan, ya Allah gimana ya cara ngilanginnya....

terus gue ini arrogant banget! menurut gue sih, huft ini sifat yang paling gue benci dri diri gue, sifat yang paling susah gue ilangin.. huft.
entah lah kenapa gue punya sifat ini, tapi yang pernah merasa tersinggung atau gak seneng sama omongan gue sebelumnya gue minta maaf ya, jangan dipendem dalem hati gini-gini gue masih manusia yang tak luput dari dosa dan kesalahan. haha
tapi gue masih on progress kok ngilangin sifat arrogant gue ini. hiksss doain gue ya teman-teman...

nah, sifat buruk yang laennya ya biasalah, banyaaaakkkk!! ahhahaha

eh gue sekarang udah mutusin buat rajin olah raga loh... biar cepet tinggi dan sehat selalu..
btw, gue kok capek ya belajar terus, kenapa sih kita harus susah2 test buat masuk universitas?

huft..
udah akh gue bingung pengen ngbrolin apa-apa lagi disini!! binggguuunngggg!!!

Rabu, 07 September 2011

today....

HAHAHHAHAHAHAHAHAHHA

hari ini ada hal yang bikin gue seneng dan bikin gue sedih.
gue pengen cerita, hal yang bikin gue sedih dulu kali ya...
kalian inget film... apa ya kira0kira film yang sama dengan kisah gue?
hmmmm... gatau deh mungkin 500 days of summer.
gue jadi yang cowoknya!
HAHAHAHAH

yes, this is quote of the day :
my prince charming is already has his own princess. what are you gonna do princess? run away you little pony to get him back?
yak! bener banget, dia udah jadian sama cwek lain.. ya tapi sudahlah, live must go on.
i dont have time to galau! hahahahaha
coz im completely happy now, about this..


yaaaakkk!! jadi semangat nih!
oke deh gitu aja, besok sekolahhhh... yak kembali seperti semula deh kegiatan!
semangat semangat masuk arsitek UI!

Kamis, 25 Agustus 2011

"I'd Lie"

"I'd Lie"

I don’t think that passenger seat
Has ever looked this good to me
He tells me about his night
And I count the colors in his eyes
He’ll never fall in love he swears
As he runs his fingers through his hair
I’m laughing cause I hope he's wrong
I don't think it ever crossed his mind
He tells a joke I fake a smile
That I know all his favorite songs
And..

[chorus:]
I could tell you his favorite color's green
He loves to argue, born on the seventeenth
His sister's beautiful, he has his father’s eyes
And if you asked me if I love him,
I’d lie

He looks around the room
Innocently overlooks the truth
Shouldn’t a light go on?
Doesn’t he know that I’ve had him memorized for so long?
He sees everything black and white
Never let nobody see him cry
I don’t let nobody see me wishing he was mine

[chorus]

He stands there then walks away
My god if I could only say
I’m holding every breath for you...

He’d never tell you but he can play guitar
I think he can see through everything
But my heart
First thought when I wake up is
My god he’s beautiful
So I put on my make up
And pray for a miracle

Yes I could tell you his favorite color's green
He loves to argue oh and it kills me
His sisters beautiful he has his father’s eyes
And if you asked me if I love him
If you asked me if I love him
I’d lie


So, jadi ni lagu lagi gue suka suka banget deeehh!!
huaaaaaaa.... pas banget pas banget sama gueee!! >.<

when love is not about love [based on true story] Part 3 - end

Hari itu, hari dimana selalu aku ingin lupakan, namun semakin aku mencoba lupakan semakin pula bayangan itu muncul, menerkamku, mengurungku dalam ingatan-ingatan pelik, bukan kesedihan hanya kegembiraan yang terhenti.

Pagi hari, ia datang kerumahku, suara motornya yang khas membuatku peka ia berada didepan pagar rumahku. aku menarik napas yang dalam untuk mendapatkan sedikit rileksasi, mengambil kunci pagar dan membukakan pintu untuknya. Rumahku sepi tidak ada orang, seperti biasa. Aku mengajak ia duduk diteras diiringi angin yang sepoi, membuat suasana semakin romantic dan complicated. Alam pun memberikan harinya yang cerah untuk kami, sedikit memberikan kesenangan diantara rentetan kejadian yang menimpa kami. Obrolan ringan pun dilontarkan Michael sebagai basa basi. Namun jelas tergambar di raut wajahnya, hatinya mengalami pergolakan yang hebat saat itu, begitu juga aku. Kami disini seperti orang yang sedang ditawan dan menunggu untuk dieksekusi, maka harus diakhiri dengan happy ending.

“el, lo udah tau kan, gue sayang sama lo?” Tanya Michael meyakinkan. Yak, disinilah pembicaraan itu dimulai.

“iya mike, gue tau.” Jawabku singkat. Dengan mataku yang sedikit berlinang.

“eh, heii… jangan sedih gitu dong.. denger deh, gue mau ngungkapin semua nya ke elo, gue emang udah planning mau nembak lo kemarin itu, tapi nyokap gue gak setuju dengan hubungan kita. Nyokap mikir kita sekarang sudah besar, bukan anak smp yang masih cinta-cinta monyetan. Dia takut kita gak bisa dipisahin ntarnya.”

Saat itu air mataku sudah tak bisa dibedung, aku menangis sejadi-jadinya. Putus setelah pacaran emang sakit, tapi putus sebelum pacaran itu jauh lebih sakit.

“iya mike, gue paham sama keadaan kita sekarang. Gue gak ngerti kalo keadaannya kayak gini.”

“shh… ih jangan nangis gitu, jelek ih. Kedalem aja deh, di luar disangka apaan lo nangis gitu.”

Akhirnya kami kedalam rumah, dan memutuskan kedalam ruang keluarga. Entah mengapa saat itu ruang keluarga dirumahku menjadi sedikit lebih besar, lebih dingin, lebih menyedihkan. Kami melanjutkan obrolan, dan sekarang ditambah tisu yang siap menghapus airmataku.

“mike, listen… gue tau cepet atau lambat ini semua bakal terjadi, lo kado ulang tahun gue yang paling special tahun ini, makasi banget buat semuanya” ucapku sambil sesegukan.

“hahaha, iya ell… lucu banget deh loo.. sini gue bikinin kenang-kenangan” ucapnya sambil mengambil bekas tisu yang aku pakai di lingkarkan ke pergelangan tanganku. “nih, gelang paling mahal sedunia, cuman lo yang pake. Khusus dari gue… hihi..”

“hahaa.. oh iya mike, satu hal lagi, gue gak mau ini terlewat, gue juga sayang sama lo.”ucapku walau berat mengatakannya, tapi kapan lagi akan kukatakan ini.

“ hmmm… “dia memberiku senyum terindahnya, dan memelukku saat itu juga. “sorry ya peluk-peluk, ini terakhir kok” bisiknya. aku tersenyum disela tangisku. Michael memelukku sangat erat seakan tidak ingin melepaskannya.

Perasaan yang sangat special, cinta yang sama besar. Kami harus melepaskan satu sama lain, seperti electron berjumlah sama besar yang berada disisi yang berbeda, mereka….saling menghilangkan.

“setelah dari sini, kita temenan ya…” sahut Michael sambil menunjukkan kelingkingnya ke arahku.

“iya, kita temenan…!” jawabku riang sambil merangkul kelingkingnya dengan kelingkingku.

“ya… pokoknya, lo jangan galau-galau deh, apaan kali yang digalauin, kita kan masih bisa sering ketemu, bisa saling curhat-curhat , anggep aja deh gue temen terbaik lo.”

“iya mike, thanks for everything ya… from this moment, we’re friend!”

“could you say “best friend?””

“Imma trying my best”

“got it, I understand…”

Michael pulang setengah jam kemudian. Aku mengantarnya sampai pagar, dan disana hatiku sedikit tenang. Aku memang tidak bisa memaksakan cinta, jatuh cinta pada dasarnya hanya percaya. Percaya terhadap pasangan bahwa ia tidak akan menyakiti kita. Tapi ternyata jauh dibawah percaya terdapat kepercayaan, hal yang mutlak bagi seorang individu. Hidup adalah pilihan, dan pilihan bergantung terhadap prioritas yang kita pegang. So, this is me, Eli, 17 tahun, Single.




part 1
part 2
part 3

Selasa, 23 Agustus 2011

when love is not about love [based on true story] Part 2

Setiap hari semua temanku menanyakan kelanjutan kisahku dengan Michael, mereka seakan tak sabar untuk melihatku mempunyai kekasih. hari itu tanggal 5 Mei, dan menurut teman-temanku itu adalah tanggal yang bagus untuk jadian. Tapi saat itu aku baru 2 minggu dekat dengan Michael, masa sih Michael secepat itu mengambil keputusan? Aku juga dengar dari Dea, teman dekat Michael, ia bilang kalo Michael ingin mengatakan cintanya kepadaku hari itu, namun ia menggagalkannya karna ia fikir itu terlalu cepat.

Jujur sih, aku sedikit kecewa, entahlah aku memiliki insting jika kisah cinta yang diketahui orang banyak sebelum ‘jadi’ tidak pernah berhasil. Aku sungguh takut sekali itu terjadi saat itu. Aku meyakinkan diriku bahwa segala sesuatu akan berjalan baik-baik saja. Walau sebagian diriku masih merasa sedikit kegusaran, akan sesuatu ketidak cocokan, bukan dari kami tapi dari alam.

Perlahan, hubungan kami mulai diketahui oleh orang-orang luar, bahkan dari orang tuaku. Dimulai saat Michael datang kerumahku, kami mengbrol seperti biasa membicarakan banyak hal, dan tiba-tiba ibuku pulang. Saat itu aku sangat takut, aku masih belum tahu apakah aku mempunyai izin untuk berpacaran. Namun, yang aku tangkap dari sorot mata ibuku menunjukkan ia sedikit defensive dengan Michael.

“temanmu itu, beda agama ya?”

“iya mah..”

“gausah kalo beda agama…”

Mendengar ucapan ibuku, aku menjadi sangat sedih. Semua perasaanku hancur, seolah aku tiada di hormati, tak ada kah sedikit orang saja yang mendukungku. Aku masih berfikir kelak ibuku akan berubah fikiran, aku hanya berdoa kepada Allah, agar diberikan yang terbaik dari semua ini.

Kedekatan kami terus berlangsung, hingga saat itu, tanggal 11 Juni, ia berniat untuk menyampaikan cintanya kepadaku. Jujur, aku sangat senang dan menantikan moment ini. Ponselku berdering, terlihat nama Michael di Home Screen, aku sedikit deg-deg an. Mungkinkah ini saatnya? Ku angkat telpon dari Michael. Ia mengajakku berbasa basi, mengobrol panjang lebar seperti biasa selama 30 menit di telpon. Tapi mana? Aku tidak mendengar dia menyatakan cinta?!

Keesokan harinya, aku pergi les, berharap saat itu aku bertemu Michael, dan bisa berbicara yang lebih dari di Ponsel. Mungkin kemarin Michael nervous, mungkin. Aku bertemu dengan Dea di tempat les, tapi mana Michael? Michael tidak masuk hari ini, dia tidak mengabariku, oh Tuhan, semoga dia baik-baik saja.

“hai El… ciee nyariin Michael ya?” Dea menegurku disela istirahat les.

“haha.. bisa aja, gak kok..” jawabku dengan sedikit malu.

“eh ken, sorry ya, gue mau kasih tau lo sesuatu, tapi lo jangan sedih ya?”

“apaan ea?”

“Michael sebenernya mau nembak lo kemaren itu, tapi keluarganya gak setuju el, karna keluarganya itu salah satu ketua adat apa gitu.. jadi bener-bener religious banget, and.. you already know that agama lo sama dia kan, beda. Jadi nyokapnya rada gak setuju. Hmmm, sorry ya..”

“hah? Kenapa gak Michael sendiri yang kasih tau ke gue?”

“ya mungkin belum saatnya el, mungkin nanti, tapi lo jangan sedih anggep aja dia temen”

Berita dari Dea benar-benar bisa membuatku pingsan saat itu juga, tapi aku memastikan untuk bisa tetap tegar dan tunggu konfirmasi dari Michael sendiri. Jujur, kalo sudah masalah yang satu ini, siapa yang bisa hindari?

Michael memberiku kabar dimalam harinya, dan sedikit mengutarakan niatnya untuk berbicara hal yang sama seperti Dea sampaikan kepadaku. Dia mengirimkan beberapa SMS yang sangat deep conversation. Aku hanya bisa terdiam, menahan air mata yang akan jatuh. Sungguh, ini sangat sakit. Michael berencana akan datang kerumah esok hari untuk menjelaskan seluruhnya kepadaku. Dan aku rasa itu hal yang positif dari semua hal yang buruk yang akan terjadi besok. Dan sekarang aku terus berharap pagi tidak akan datang, menatap bintang malam ini, dan sedikit bertanya kepada Bulan, mengapa ini membuat kami berpisah?



part 1
part 2
part 3
 

write, read, love. Template by Ipietoon Cute Blog Design